Sehelai Benang?
Monday, July 16th, 2007Enaknya abis mandi pkl 9.20 malam –"
Hari
ini,gw mau cerita tentang layangan?Apakah layangan itu?Layangan adalah
bla bla bla so on –’ kyknya da pada tau deh wokwokwokwok
Napa layangan?Kebetulan pas tadi pulang beli makan malam liat ada layangan di jalan,jadi ide deh,wkwkwkwk beneran lho ,simple amat –"
W ngerasa,hidup kita agak mirip layangan.Pertama2 kita mulai dari
nol (ga mgkn tiba2 uda di langit –") ,hingga pada akhirnya bisa terbang tinggi di angkasa.
Dan
selama di angkasa,kita
menggunakan benang layang untuk menggerakkannya.
Kita adalah layangan
dan benang itu adalah segala bentuk peraturan,norma2,adat
istiadat,agama,undang2 n others yg sejenisnya –" yang menjaga agar
kita tidak terbang sembarangan (berbuat seenaknya) dan terdampar di
tempat yg ga kita mau,dan angkasa itu adalah lingkungan kita berada.
Jadi semakin tinggi kita terbang (bisa jabatan,kedewasaaan,atau hal2 lain),semakin banyak benang yg dibutuhkan (yg berarti semakin besar tanggung
jawab yg kita pikul) dan semakin besar angin yg dihadapi
Seandainya kita ga mau mengikuti apa keinginan benang dan melaju begitu aja,sudah pasti akan terputus dan terbang hingga waktunya jatuh dan mgkn nyangkut di pohon atau rusak.
Benar,segampang itu doank,tinggal mengikuti gerakan benang dan lebih terjamin semuanya baik2.Namun,bisakah kita menurut dan mengikutinya?
Semua kembali ke hati nurani kita…
NB : Terjadi pengeditan dikit juga -_-"
And for today poem :
False Truth
Just like a word that says
Love will always find the way
No matter how hard
No matter how much
I want to hear what i want
I want to see what i like
As simple as that
Yet it’s impossible to be done
Coz it’s just a false truth
That would never be found
A personal satisfaction within
To be called a happiness
Let it slide
Begone for tomorrow
Coz when it’s the time
You’ll learn and see
That truth is just a truth
A fact that simply
Without false
And without doubt…