A reality in the mirror
Hoi hoi,another day come again for me to write this blog oO
Hm…
Cerita buat hari ini,tentang cermin?
Tentunya kita semua sering bercermin,mungkin sekilas,mungkin lama,sekedar memperbaiki penampilan,atau menyesali bagian tubuh tertentu yang membuat kita merasa ga PD,memarahi diri sendiri,ataupun memotivasi diri dengan memuji diri? Apapun alasannya,tetap aja bercermin –"
Ya,karena yg kita lihat adalah diri kita sendiri,refleksi jasmani kita,pantulan harapan di mata kita,diri kita di saat ini
Pernah ga ngeliat cermin yang ada disalon (oO)V , dimana 2 cermin di yang saling bersebrangan 1 sama lain saling memantulkan bayangan yang ada didepan cerminnya,kalo kita lihat seolah2 jadi sebuah lorong yang panjang yg ga habis,walaupun ga demikian
Kita juga begitu,seringkali berpikir jauh ke depan melihat lorong yang ga jelas,yang lupa untuk kita sadari bahwa lorong ga jelas itu merupakan hasil kita di saat ini
Well,that’s it for now ? huhuhu >.<
For today’s poem :
A story
A fairy tale inside a treasure box
Showed me a floating lily in the pond
Alone without any presence
Longing for affection
Then give me a bitter taste of chocolate
that melt within this heart
too sorrow to be hold
yet too good to let it go
Unable to found the end of the story
endlessly walking at the path of time
leaving those traces behind again
so that be able to find a hope…
August 17th, 2007 at 2:44 pm
Cermin? Lorong?
Hehehe..
Glad to hear from you!
August 18th, 2007 at 1:27 am
Why?hehe
any reason?